Tubuhnya memang tidak sekuat dulu, tapi setiap hari ia masih mengolah sawah milik tetangganya. Keriput pun telah menghiasi sebagian besar wajahnya. Kulitnya juga tidak lagi sebersih saat ia masih remaja, akibat sering terpapar matahari ketika bertani. Tapi semua orang tahu bahwa pada masanya, ia adalah seorang kembang desa.
Dua hari yang lalu, ia mengutarakan keinginan agar semua anak-cucunya datang. "Ingin membagikan apapun yang Simbok punya", katanya pada Ratih. Si cucu tertua yang memilih untuk menemani neneknya, menggantikan sang ibu yang harus merantau ke Negeri Seberang. Dengan cekatan Ratih pun menghubungi satu demi satu anggota keluarganya.